RSS Feed

dipersiapkan khusus untuk yang ingin menikah, sudah menikah, dan mempertahankan pernikahan

Saat kalimat ‘will you marry me’ dilontarkan sang kekasih, rasanya hati tak sabar untuk berteriak :yes!yes! Anda merasa jadi orang paling bahagia di dunia. Akhirnya, kehidupan yang lebih mapan itu akan anda miliki. Bahkan buat banyak wanita, perkawinan adalah akhir dari pencarian dalam hidup. Tapi benarkah  Begitu?  bukan bermaksud  menakuti-nakuti, tapi seperti hal lain dalam kehidupan, perkawinan pun ada naik turunnya. Perlu banyak cinta dan perjuangan agar tetap bertahan. Supaya lebih siap, saya mengumpulkan beberapa pendapat para ahli mengenai perkawinan yang sebaknya anda tahu :

1. Perkawinan adalah bagian kecil dari hidup

Setiap orang memiliki ekspektasi lebih terhadap pernikahan, memang tak ada yang melarang, tapi don’t expect to much, sebelum anda putus asa, karena tidak semua harapan indah anda terjadi, cobalah nikmati hal-hal kecil yang terlihat sepele. Seperti yang dilakukan teman saya gatot, yang biasa menjemput istrinya pulang kerja, tak perlu belanja2 mahal atau hadiah2 mahal, sudah cukup membuat istrinya senang.

2. Menikah tidak untuk mencari kebahagiaan

Pernikahan bukan tempat untuk mancari kebahagiaan, kalau anda menemukan kebahagian dalam pernikahan, itu bagus. Tapi jadikanlah pernikahan sebagai tempat untuk berbagi kebahagiaan bukan mencarinya.

3. Anda dan suami bisa berubah

Walaupun tinggal satu atap, bukan berarti suami istri akan berkembang dengan acara yang sama. You will do it your own way and so does he!. Hal yang pertama harus dilakukan adalah anda menerima dengan tulus perubahan ini. Ingatla, mungkin Anda berdua punya selera dan minat yang berbeda, tapi bukan berarti tak saling cinta.

4. Jatuh cinta dengan cara yang berbeda

Banyak pasangan berharap, pasangannya akan selalu jatuh cinta tergila2 pada dirinya, hal itu tidak akan terjadi “dalam perkawinan ada saatnya anda jatuh cinta setengah mati dengan pasangan, ada pula waktunya perasaan itu menghilang sesaat,” kata Dr. Brenda Shoshanna.

5. Ada Ruang untuk benafas

Setelah menikah bukan berarti anda tidak punya kehidupan sendiri, cobalah utk bersenang2 dengan teman2, pergi clubbing, atau menonton bola. Sebab mungkin banyak pasangan menikmati banyak waktu bersama teman, semain senang dia bersama anda.

6. Amarah akan menyatukan anda

Gunakan amarah dan frustasi sebagai alat untuk membuat anda semakin dekat dengan pasangan.” Ini adalah tanda bahwa anda siap untuk berkata sejujurnya,”kata Shoshanna. Tunggu beberapa saat sampai emosi reda, baru katakana yang ada di hati anda. .” jika salah sat ada yang sakit hati, marah atau sebel, katakana saja apa adanya. Sehingga emosi negative itu hilang dan hubungan pun semakin baik,” kata Shoshanna.

Iklan

About hajrahmich

seseorang yang ingin menjadi perempuan akhir zaman berusaha untuk menjadi shalehah,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: