RSS Feed

sebuah renungan

Posted on

Untukmu wahai lelaki…

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat” QS An nuur 30

Betapa mulianya ajaran Islam dalam menjaga hati dan interaksi antar lawan jenis dengan tujuan menjaga kesucian diri masing-masing. Namun, sudah menjadi sunnatullah pula bahwa tak selamanya hati ini terjaga, ada kala dimana hati pun melakukan sesuatu yang melalaikan hingga akhirnya membuat si empunya hati terjemurumus dalam kubangan maksiat, utamanya maksiat hati.

Wahai akhi..
betapa gerah dan tak tenangnya hati ini kala melihat kalian begitu mudahnya mengumbar kata-kata yang mungkin tak seharusnya kalian katakan. Sering kulihat kalian membuat kata-kata puitis dan penuh romansa kemudian tak jarang kalian sampaikan kata-kata itu kepada wanita di sekitar kalian. Entah itu sebagai bentuk kekaguman semata atau kekaguman yang ingin berbuntut panjang alias berharap bahwa ada respons lebih dari sang wanita.

Wahai akhi…
Kalian begitu hebat merangkai kata-kata yang indah, namun begitu mudahnya kalian umbar dimana saja. Tak jarang bahkan kepada mereka yang tak berhak dan pantas menerimanya. Tidakkah kalian mau menyimpan kata-kata indah itu kelak hanya untuk orang yang berhak menerimanya hingga nantinya akan bernilai ibadah di sisi Allah? Tidakkah kalian ingin agar kata-kata itu hanya kalian persembahkan untuk bidadari yang telah berhasil kalian pinang?

Wahai akhi…
Kami para wanita terkadang jenuh dan merasa tak enak kala kata-kata pujian dan kekaguman kalian berikan kepada kami. Ingin kami menolak keras namun kami masih berusaha untuk menguatkan hati dan demi menjaga perasaan kalian. Tapi akhi, hati kami para wanita takkan bisa kuat selamanya, bisa jadi ketika kami terlalu sering menerima kata-kata puitis kalian membuat benteng hati kami akhirnya rapuh dan roboh! Hati kami tak lagi terjaga karena pengaruh dari kata-kata indah kalian!

Wahai akhi…
Kamipun sebagai wanita telah sering diingatkan dalam alqur’an agar tak melunakkan suara kami di depan lelaki demi menjaga diri dari hati-hati yang lalai dan kotor penuh syahwat. Maka apakah perintah itu tak berlaku bagi kalian?

Wahai akhi…
Ketika memang telah timbul kecenderungan dalam hati kalian terhadap seorang wanita, maka apabila kalian tak lagi bisa menjaga dan menahan gejolak hati itu, maka bersegeralah menjemputnya! Jangan kalian tunda dengan berbagai alasan yang akhirnya menyebabkan hati kalian tak bisa terjaga dan kemudian melampiaskannya dengan cara-cara yang tidak ahsan.

Bukankah termasuk dalam lindungan Allah ketika ada seorang hamba yang menikah demi menjaga kesucian dirinya?

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha mengetahui” QS An nuur 32

Jangan pernah takut bahwa kalian akan kesulitan rejeki ketika menikah karena Allah telah menjamin rejeki itu untuk hamba-hamba yang senantiasa menjaga keta’atan padaNya

Wahai kalian para lelaki..

Ingatlah sebuah ayat dalam Alqur’an yang diperuntukkan bagi mereka yang belum mampu untuk menikah…

“Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri)nya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya…” QS An Nuur 33

Untuk itu wahai kalian para lelaki…
Ketika kalian telah siap lahir dan bathin untuk menyempurnakan separuh dien ini, maka bersegeralah mencari dan menjemput bidadari yang akan mendampingi perjalanan hidup kalian. Jangan sesekali kalian biarkan hati itu lengah dan lemah hingga menjadikan kalian tak teguh lagi menjaga hati tersebut.

Janganlah sampai hati kalian lemah hingga akhirnya kalian hanya berani dan mampu membuat atau mengirimkan sinyal-sinyal hati kepada wanita-wanita yang kalian senangi. Tidakkah kalian sadari bahwa kata-kata kalian yang terlihat mendayu-dayu bisa jadi menyebabkan hati sang wanita pun tak lagi bisa terjaga? Tak ingatkah kalian bahwa hati seorang wanita itu lebih peka dibandingkan dengan hati kalian para lelaki?

Karena itu wahai akhi…
Marilah kita saling menjaga hati kita dengan tak membiarkan hati itu lengah oleh perasaan rindu dan kecenderungan yang tak terlabuhkan. Cukuplah kelak kata-kata terindah hanya kita persembahkan untuk pasangan kita masing-masing agar mereka bisa menerima utuh diri kita. Jangan sampai saat ini betapa mudahnya kita merangkai kata indah untuk diberikan begitu saja tetapi ketika sudah bersama pasangan begitu sulitnya kata-kata indah itu terucapkan padahal ia bernilai pahala.

Wallahualam bish shawab…

Iklan

About hajrahmich

seseorang yang ingin menjadi perempuan akhir zaman berusaha untuk menjadi shalehah,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: